KEJUTAN
Sengatan matahari yang begitu menusuk tubuhku membuat sekujur
tubuhku berkeringat ,aku pun berteduh di pohon dekat kantin .
Tiba-tiba saja kepalaku merasa sakit,dilempari botol
minuman .”AWW….Siapa yang melempar botol
minuman ini ?” kataku sambil mengelus-ngelus kepala . Ku lihat disekeliling
tidak orang satu pun. aku pun langsung mengambil botol minuman itu dan
meminumnya karena merasa lelah setelah berolahraga selama dua jam lamanya.
Tidak lama kemudian aku menuju ke kelas untuk
melanjutkan pelajaran kedua. Saat pak guru datang terdengar bisik-bisik kecil
dari teman-temanku .Ternyata pak guru membawa seorang murid baru lelaki. Dengan
senyuman manisnya ia memperkenalkan diri dihadapan kami, lalu ia pun langsung menempati
bangku kosong disebelahku . Pelajaran
pun dimulai,namun ketika aku hendak menulis tanggal dibuku catatanku ternyata
kalender dikelasku hilang. Dan saat aku bertanya pada teman temanku merekapun
ternyata lupa dengan tanggal hari ini .
Saat istirahat pertama telah usai aku langsung bergegas
ke tempat dudukku. Tetapi aneh saat aku melihat bangku disebelahku,ternyata
disitu sudah tidak ada tas murid baru itu,padahal dia tadi membawa tas. Aku pun menanyakan kepada teman teman ku juga
pada pak guru. Dan jawaban mereka semua
adalah bahwa hari ini tidak ada murid baru. Jawaban itu membuatku kaget dan penuh
dengan tanda tanya besar di pikiranku .
Sepulang
sekolah aku selalu membersihkan kelas,karena memang sudah menjadi tugasku
setiap hari selasa bersama lima temanku untuk piket harian. Tetapi saat itu
mereka semua tidak bisa piket pada hari itu karena alasan akan mengerjakan
tugas kelompok. Alhasil aku harus membersihkan kelasku sendirian yang penuh dengan sampah berserakan dimana
mana ,pasti hal itu membuat ku pulang terlambat. Ketika membersihkan kolong
meja disebelah bangkuku aku terkejut karena mendapatkan botol minuman mirip
dengan yang terlempar kekepalaku saat
jam olahraga , dibotol minuman itu ada tulisan dengan secarik kertas bahwa “aku
menunggumu di bawah pohon untuk kuserahkan “ dalam hatiku aku menduga bahwa ini sebuah
teka teki yang akhirnya aku berpikir untuk pergi ke pohon yang kududuki saat
jam olahraga . Sesampainya disana dari atas pohon ada kertas panjang yang
bertuliskan “HAPPY BRiTHDAY” lalu muncul pak guru dengan membawa kue ulang tahun dari balik
pohon juga satu persatu temanku termasuk murid baru itu sambil menyanyikan lagu selamat ulang
tahun . Disitu aku terharu dan merasa senang atas kejutan semua ini, walaupun
aku merasa sedikit marah dan jengkel karena mereka semua mengerjaiku.
karya:Hermiyatun